Category Archives: Strategic Thinking

10 Tips Ampuh Meningkatkan Penjualan Online

Apa saja yang harus Anda perhatikan untuk meningkatkan penjualan
Anda, berikut ini kami beberkan 10 cara ;

1. Perlihatkan kepada calon kastemer Anda bahwa Anda begitu antusias
terhadap produk dan bisnis Anda. Jika Anda Antusias, maka mereka
pun akan antusias, karena antusias itu bersifat menular.

2. Akhiri E-mail penjualan Anda dengan kata-kata close yang mantap.
Seperti bonus tambahan, harga diskon, pengingat praktis, dan
deadline order, dsb.

IKLAN : Layanan sewaan alat Interpreter simultan di Papua Timika

3. Tenteramkan kastemer Anda yang melakukan komplain. Berikan jaminan refund dari uang mereka, atau berikan mereka diskon, berikan mereka bonus, berikan mereka solusinya atas masalah tsb, dsb.

4. Buat sedemikian rupa agar kastemer Anda merasa tertarik thp bisnis
Anda sehingga mereka akan menceritakan hal itu kepada rekan-rekan
bisnis yang lain. Berikan mereka sesuatu yang gratis juga menarik
sebagai bonus, atau sejenisnya.

5. Tumbuhkan keyakinan ekstra pada prospek Anda sehingga mereka kelak
akan membeli dari Anda. Gunakan referensi yang baik dari orang-orang
yang telah menjadi kastemer Anda, sehingga mereka bisa melihat siapa
saja yang telah menjadi kastemer Anda, berikan juga jaminan atau
garansi kepada mereka, dan sebagainya.

6. Buat pada situs web Anda opt-in list sehingga pengunjung situs Anda
dapat mendaftarkan diri untuk mendapatkan e-books, software, kontest,
atau sesuatu yang gratis yang dapat ditukar dengan alamat e-mail
mereka, karena secara psikologi mereka lebih suka mendapat sesuatu
yang bagus gratis walaupun mereka sanggup membelinya.

7. Jangan lupa prinsip aturan 80-20, artinya 80% dari isi situs Anda
harus berisi informasi atau hal-hal yang disukai secara umum bagi
para pengunjung sedangkan sisanya 20 % atau kurang berisi profil
perusahaan Anda serta produk atau jasa yang Anda pasarkan.

8. Upayakan apabila kastemer Anda membeli sesuatu dari Anda, mereka
mendapatkan sebagian atau sedikit dari apa yang mereka pesan hal
itu bisa dalam bentuk sesuatu yang mereka bisa dapatkan secara
online.

9. Tulis sebuah artikel ke sebuah penerbit dari suatu newsletter online,
Dan hendaklah hal itu dalam bentuk artikel yang bersifat informasi
jangan bersifat iklan.

10. Perlihatkan kepada prospek Anda bahwa Anda adalah seorang yang pakar di bidangnya, karena hal tsb dapat meyakinkan mereka. Anda dapat
menerbitkan sebuah artikel, menulis sebuah ebook, dan sejenisnya.

Demikian 10 cara ampuh yang bila Anda terapkan, anda akan melihat nilai
penjualan Anda meningkat, dan sekaligus Anda dapat mempertahankan kastemer Anda secara tetap.

IKLAN : Layanan sewaan alat Interpreter simultan receiver di Timika Papua

Strategi Membidik Target Market

Sebagai seorang konsultan pemasaran internet, saya seringkali ditanya mengenai cara membidik ‘target market‘ di Internet. Sebenarnya ada beberapa strategi yang dapat digunakan untuk membidik ‘target market‘. Dan cara yang akan saya jabarkan kepada Anda, sama sekali berbeda dari apa yang umumnya para penjual dan pebisnis di internet yang ada di Indonesia ini, mereka umumnya melakukan semacam gaya “hit and miss” (masuk dan keluar). Baiklah kita akan mulai.

IKLAN : Layanan sewaan alat Interpreter simultan di Jakarta Bekasi

Nampaknya pasti banyak orang sudah tahu kepada SIAPA mereka akan jual produk/barang atau jasa mereka, namun BAGAIMANA cara mereka membidiknya sama sekali kurang tepat.

Jadi sewaktu saya ditanya baru-baru ini mengenai caranya saya mendapatkan pasar saya, pertama-tama saya bertanya kepada dia kepada SIAPA anda ingin menjual barang atau jasa Anda? Kemudian ia bilang ; “kepada para teknisi atau insinyur software”. Oke, jadi ia sudah tahu mau dikemanakan produk tsb. Kemudian ia tanya lagi; “Bagaimana saya mendapatkan mereka? Tampaknya saya tidak menemukan mereka yang berminat pada produk saya.”

Tampaknya cara teman saya mencari ‘target market’ kurang jitu. Masalahnya adalah bukan produknya namun CARAnya yang kurang tepat dan jitu.

Ribuan pebisnis di Internet juga membuat kesalahan yang sama ini. Mereka berpikir dengan mengiklankan produk/jasa mereka di ratusan search engines dan FFA links dan di newsgroups, jutaan orang akan melihatnya dan banyak dari mereka akan membeli produk/jasa mereka. Kedengarannya demikian, bukan? Tetapi kenyataannya SALAH!

Apakah Anda akan menjual mesin pemanas di padang gurun? Tentu saja tidak bukan, maka sama saja kalau kita menawarkan sesuatu dan ‘target market’ -nya tidak pas maka tidak akan ada yang beli dan malahan mereka kesal dan sebal. Karena itu jual dan tawarkan kepada mereka yang membutuhkan barang/jasa Anda, jadi kenapa Anda berupaya menjual ke orang yang TIDAK MEMBUTUHKAN produk/jasa Anda? Mereka percaya bahwa pemasaran via internet adalah soal “Hit dan Miss” (masuk dan keluar)

Untuk menjangkau ‘target market’ aturan strateginya adalah berikut ini:
“ANDA HARUS MENJADI ‘TARGET MARKET’ ANDA”
Apa maksudnya? Maksudnya tempatkan diri Anda seperti kastemer Anda. Contohnya adalah, Kalau Anda menjual software, Dan Anda adalah pasarnya, Anda pasti pergi ke tempat di mana ada software bukan? Artinya juga, pergilah ke tempat di mana orang-orang menjual apa yang mereka butuhkan di Internet.

Memang salah satunya adalah dengan mendaftarkan situs Anda  di Situs Pencari, namun saya kasih tahu Anda sejujurnya bahwa Anda dapat menghabiskan waktu Anda hanya untuk mencapaii di urutan pertama dari situs pencari tersebut. Karena itu pergilah ke tempat di mana calon prospek Anda sering berkumpul. Pengalaman saya membuktikan bahwa jika seseorang berminat akan sesuatu, pasti mereka mau menjadi bagian darinya artinya mereka mau berinteraksi dengan orang-orang lain yang memiliki minat yang sama.

Sekarang coba pikirkan sejenak : Kenapa Anda mau menerima buletin ini? Itu karena Anda berminat akan hal-hal yang berbau bisnis khususnya di Internet, jadi kalau ‘target market’ adalah orang-orang yang memiliki sama seperti Anda, dan Anda mengiklankannya pada buletin ini, maka Anda menjangkau orang yang tepat. (maksud saya bukan promosi buletin ini loh!)

Mungkin Anda bertanya bagaimana dengan Newsgroup, bukankah itu juga salah satu target market karena terdiri dari orang-orang yang berkepentingan yang sama? Memang benar, namun ada namunnya. Yaitu Mereka yang join di Newsgroup belum semuanya adalah orang yang memiliki kepentingan yang sama, karena ada beberapa yang suka melakukan “spam” newsgroup, dan mereka juga tidak membaca isi newsgroup tsb.

Namun kalau buletin seperti ini, mereka yang langganan adalah orang yang tidak berkepentingan untuk melakukan “spam” dan mereka yang menjadi pembaca adalah orang-orang yang memang sukarela dan didasarkan atas haus akan informasi.