{"id":260,"date":"2005-08-15T01:27:00","date_gmt":"2005-08-15T01:27:00","guid":{"rendered":"http:\/\/bjoconsulting.com\/bjo\/?p=260"},"modified":"2024-04-22T10:38:34","modified_gmt":"2024-04-22T10:38:34","slug":"5_hal_yang_haru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bjoconsulting.com\/bjo\/5_hal_yang_haru.html","title":{"rendered":"5 Hal Yang Harus Dihindari Sewaktu Menulis E-Mail Promosi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">E-mail bukan sekadar alat untuk komunikasi namun adalah sarana yang dapat dipakai untuk melakukan promosi dan penjualan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">E-mail adalah senjata bagi para pemasar online. Mengapa tidak menambahkan strategi pemasaran Anda via e-mail untuk menjangkau banyak orang disamping aktivitas pemasaran <em>offline<\/em> yang Anda lakukan?.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Masalahnya adalah, semakin banyak orang menerima e-mail, semakin sedikit orang menaruh perhatian pada masing-masing isi e-mail tsb. Hal ini nyata seperti yang umumnya para amatiran lakukan dengan sistem \u201c<em>hit and miss<\/em>\u201d di <em>newsgroup <\/em>atau di <em>discussion group<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Maka untuk tampil beda, para pemasar <em>online <\/em>harus berupaya untuk menarik perhatian dari para calon kastemernya.<\/span><\/p>\n<p align=\"left\"><a href=\"https:\/\/bjoconsulting.com\/bjo\/sewa-speech-teleprompter-podium.html\"><strong>IKLAN<\/strong> : Pusat sewaan Stage Tele Prompter di Banjarmasin untuk pidato presidensial di panggung podium<\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Argumen yang sering mereka katakan adalah:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">&#8220;Jika saya berteriak lebih keras dan lebih sering, pasti para calon kastemer akan mendengarkan saya.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Memang, itu benar. Mereka mungkin akan mendengar Anda. Namun, apa reaksi mereka dan tanggapan mereka terhadap banjir e-mail tersebut? Apakah mereka akan senang? Atau sebaliknya mereka akan mengatakan dengan mengirim e-mail balik \u201cKeluarkan aku dari e-mail Anda dan jangan kirimi lagi!&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Lima hal berikut ini adalah kesalahan dari para pemasar amatiran yang mereka gunakan pada e-mail mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">(Hendaknya bedakan antara e-mail promosi dan email yang berisi <em>newsletter<\/em>. Kedua<span style=\"mso-spacerun: yes;\">&nbsp; <\/span>hal ini sangatlah berbeda.)<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">#1: E-mail Promosi yang terlalu panjang.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Beberapa e-mail promosi cenderung terlalu panjang sebelum sampai ke tujuannya. Hal ini menyebabkan resipien harus melakukan \u201c<em>scroll down<\/em>\u201d. Karena itu ingatlah bahwa e-mail Anda bukanlah satu-satunya e-mail yang sampai di inbox mereka, dan kata-kata Anda hendaknya singkat dan \u201c<em>to the point<\/em>\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Anda tahu hasilnya? Hasilnya sedikit saja yang mengirimkan balasannya kepada Anda.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">#2: E-mail Promosi yang terlalu Banyak Menuntut.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Hal ini juga sering dilakukan oleh para penulis e-mail, mereka tanpa diminta menawarkan sejumlah item atau produk atau pun jasa dan tidak fokus pada satu inti penawaran dan para resipien disuguhkan banyak pilihan item yang tidak diminta<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">#3: Terlalu Sering.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Beberapa orang berdalih bahwa kunci untuk pemasaran e-mail yang berhasil adalah frekuensinya. Karena itu mereka mengirimkan email promosi sesering mungkin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Memang, sepertinya demikian. Dalam pemasaran tradisional agar pesan iklan Anda tetap diingat, Anda harus sering menampilkannya sesering mungkin. Dan dalam pemasaran offline, memang begitu seharusnya, namun pemasaran online sama sekali berbeda. Anda bisa bayangkan bahwa masyarakat sudah terlalu sering dibombardir dengan pesan-pesan komersial di TV, Radio, Reklame dan Koran, kemudian Anda membombardir mereka lewat e-mail. Akibatnya Anda akan mendapat reputasi buruk dan mereka akan melewatkan e-mail Anda begitu saja tanpa membacanya dan akan mengabaikannya di kemudian hari sewaktu menerima e-mail Anda pula.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">#4: E-mail Promosi yang tidak terarah.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Ini juga adalah kesalahan yang sering dilakukan oleh para amatiran, karena e-mail murah, mereka lupa akan perlunya menerapkan strategi segmentasi dan membidik target market yang relevan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Akibatnya adalah calon kastemer Anda sama sekali tidak berminat dengan tawaran Anda, hal ini sama seperti Anda berjualan mesin pemanas di padang gurun dan tidak seorang pun yang berminat akan tawaran Anda, jadi pentingnya Anda melakukan e-mail promosi <em>ke target market<\/em> yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">#5: Penulisan E-Mail Promosi yang tidak bagus.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Membaca teks yang ditulis dengan baik sangat menyenangkan dan mudah dibaca.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Tulislah dengan jelas, sederhana dan penuh respek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Penulisan e-mail promosi yang buruk adalah rintangan yang besar sehingga para resipien engan untuk menuangkan perhatian mereka pada kiriman e-mail Anda. Maka berikan perhatian lebih pada penulisan e-mail Anda. Pastikan Anda memiliki teknik menulis yang baik, lakukan perenungan dan tidak tergesa-gesa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Inbox adalah tempat yang bersifat pribadi, dan di situlah Anda dapat menjumpai calon kastemer Anda dan berbicara dengannya secara individu. Maka apabila tulisan e-mail promosi Anda tidak mengikuti kaidah di atas maka e-mail Anda tidak akan dibaca.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Prinsipnya, adalah jangan terlalu banyak meminta namun lebih banyak membeli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana;\">Bidik e-mail Anda dengan hati-hati, buatlah terfokus dan terarah pada satu tujuan. Langsung ke poin yang dibicarakan dan jangan mutar-mutar. Pastikan penulisannya memiliki nilai yang bermutu dan rasio isi e-mail Anda adalah 80% : 20% artinya 80% berisi hal yang berguna dan 20% berisi penawaran Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt; font-family: Verdana; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-bidi-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA;\">Dengan kata lain, jika Anda menaruh respek akan waktu yang dimiliki oleh pembaca e-mail Anda, maka mereka pun akan berlaku sebaliknya dengan memberikan lebih banyak perhatian.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>E-mail bukan sekadar alat untuk komunikasi namun adalah sarana yang dapat dipakai untuk melakukan promosi dan penjualan. E-mail adalah senjata bagi para pemasar online. Mengapa tidak menambahkan strategi pemasaran Anda via e-mail untuk menjangkau banyak orang disamping aktivitas pemasaran offline yang Anda lakukan?. Masalahnya adalah, semakin banyak orang menerima e-mail, semakin sedikit orang menaruh perhatian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-260","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-email-marketing"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bjoconsulting.com\/bjo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/260","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bjoconsulting.com\/bjo\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bjoconsulting.com\/bjo\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bjoconsulting.com\/bjo\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bjoconsulting.com\/bjo\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=260"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bjoconsulting.com\/bjo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/260\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1728,"href":"https:\/\/bjoconsulting.com\/bjo\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/260\/revisions\/1728"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bjoconsulting.com\/bjo\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=260"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bjoconsulting.com\/bjo\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=260"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bjoconsulting.com\/bjo\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=260"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}