Category Archives: Strategic Thinking

Cantik namun BISU

Pernahkah Anda pergi ke suatu showroom yang megah dan canggih namun tidak ada salesman atau pramuniaga penjualannya?

Keadaan itulah yang mencerminkan kondisi situs web sekarang ini. Indah, cantik, memukau secara desain grafis dan animasi namun tidak dapat menjual.

Secanggih apa pun isi interior suatu showroom, ya tetap showroom dan tetap tidak bernyawa, Secantik apa pun suatu situs web ya tetap situs web, ya tetap tidak bernyawa.

Karena itu agar suatu penjualan dapat terjadi, harus ada pramuniaganya, ya harus ada salesman-nya.

IKLAN : Ayo Rental Stage Teleprompter di Makasar untuk pidato presidensial di panggung podium

Begitu juga, brosur yang cantik, ya tetap brosur. Tanpa seorang salesman dan pramuniaga penjualan, brosur saja tidak dapat menjual, apalagi Anda menjual produk-produk yang banyak dan mudah dijumpai di pasar offline, dan harga tidak menjadi masalah bagi para konsumen.

Itulah sebabnya banyak perusahaan mau menggaji mahal salesman atau pramuniaga penjualan yang komunikatif dan emosional serta yang berbicaranya menyebabkan para konsumen terhipnotis, jadi bukan CANTIKNYA, bukan? Tapi bicaranya, komunikasinya yang membangun kepercayaan dan emosional.

Salesman di Situs Web
Karena itu Anda pun harus memiliki salesman atau pramuniaga di situs web Anda. Bagaimana?

Yaitu dengan memasukkan e-salesman dalam bentuk “Sales Copy” untuk masing-masing produk atau jasa yang Anda jual.

Kecuali bisnis Anda dalam bidang desain web, maka yang paling menentukan dalam bidang penjualan online adalah kata-kata penjualan yang menghipnotis dalam bentuk “Sales Copy“.

Landing Pages yang Emosional dan Efektif
Bayangkan Anda telah mempromosikan toko Anda sedemikian rupa dengan biaya promosi yang mahal dan pengunjung BANYAK namun tidak ada salesman atau pramuniaga penjualan yang kompeten, apakah akan menghasilkan penjualan?

Yang jelas Anda rugi, kalaupun berhasil menjual, untung yang diperoleh tidak sesuai dengan biaya promosi, bukan?

Halnya pun sama, Anda telah mempromosikan situs web, namun setelah para target konsumen datang ke situs web Anda, Situs web tersebut tidak bisa MENANGKAP pengunjung dan tidak memberikan halaman web yang “experiential” dan emosional.

Hal ini benar-benar memboroskan investasi promosi dan biaya membangun situs web yang cantik dan menyia-nyiakan calon pelanggan.

Sebab itu kegagalan melakukan dan mengembangkan halaman web yang “experiential” maka kegagalan dalam hal strategi bisnis online suatu perusahaan.

Membuat Pengunjung ‘Kerasan’ di Web Anda

Jangan sekali-kali Anda berpikir, mereka yang datang ke situs Anda pada umumnya adalah orang yang butuh barang atau jasa dan mau membelinya. 95% dari para peselancar di Internet adalah orang-orang yang ingin mendapatkan informasi tentang suatu topik yang mereka minati . . .

Maka jika Anda tahu akan hal ini, mengapa tidak memberikannya kepada mereka? Coba simak secara singkat, dua (2) cara untuk mendapatkan lebih banyak pengunjung dengan memberikan kepada mereka apa yang mereka sukai dan yang mereka cari:

1) Masukkan informasi yang berguna di situs Anda atau di situs tambahan sebagai pendukung dari situs Anda sekarang ini, dan me-link ke situs utama tentang produk Anda, dan sebagai pemuas dahaga informasi bagi ceruk pasar yang satu ini yang membutuhkan informasi yang berguna dan informatif.

2) Ajaklah dengan situs web tertentu yang memiliki informasi yang berguna untuk suatu ‘joint venture‘. dan dari situs itu Anda bisa lakukan negosiasi untuk mempromosikan produk dan jasa Anda.