Internet Marketplace

“Seberapa besar biayanya untuk membangun toko online?” demikian tanya salah satu peserta seminar saya di sela-sela rehat makan siang di Surabaya, bulan November 2002. Jelas, siapa sih yang tidak ingin berhasil menjual lewat internet.

Kemudian saya balik bertanya, “produk apa yang rencana Anda jual di Internet?” Dia jawab, “Semua buku dan seluruh barang-barang konsumer elektronik.”

Dalam benak saya, wah, orang ini mau bersaing di Internet dengan Carrefourre, Makro atau dengan Glodok. Dan belum tahu kalau nasib Lipposhop akan menimpa dia juga.

Terus terang saja kalau suatu brand belum punya nama, dan kemudian di bawah brand semacam itu mau menjual apa saja yang dapat dengan mudah dijual di toko atau swalayan, sulit bagi suatu bisnis bisa bertahan dan memperoleh laba, walaupun mendapat pasokan dana dari modal ventura sekalipun. Lihat juga kasus DialMart, menjual lewat telepon, juga mengalami nasib yang sama.

Namun bukan berarti tidak dapat menjual barang melalui promosi lewat internet. Tidak sedikit orang atau UKM kecil bahkan di Indonesia yang mampu mengeruk uang dari pelanggan yang dijangkau lewat Internet walaupun tanpa memiliki sistem bisnis internet yang rumit dan mahal. Sebelum saya berikan contohnya, saya akan berikan dahulu gambaran sekilas seberapa besar pangsa pasar di Internet yang dapat dijangkau atau mereka menjangkau kita. Kemudian disesuaikan dengan target pasar dan kategori produk/jasa yang dijual.

Dari jumlah internet users di tahun 2002 misalnya bila kita ingin mencaplok suatu target pasar, khususnya pasar berbahasa Inggris, maka potensi besarnya pasar untuk tahun 2002 lebih dari 205 juta, atau sekitar 80% darinya. Dan bahkan ada cukup banyak negara sekitar 26 negara yang memiliki pengguna internetnya di atas lebih dari 25%. (lihat gambar di bawah ini) Dan umumnya negara-negara yang memiliki pengguna internet yang cukup tinggi ini sudah lebih terbiasa belanja secara online dan melakukan pembayaran online pula.

Dan agar berhasil menjual lewat promosi di Internet, bila suatu brand belum terkenal, tidak seperti halnya brand Amazon, atau ebay, atau portal berita seperti detik, yang pertama-tama harus dilakukan adalah menaruh upaya pada membangun brand, mengingat internet sebagai pasar yang cukup potensi. Kemudian setelah suatu brand sudah established, baru sistim e-bisnis yang komprehensif dapat dibangun, karena kalau tidak yang ada hanyalah pemborosan.

Dan kalau suatu produk hanya untuk pangsa pasar berbahasa Indonesia, bisnis tersebut pun dapat hidup dan mengeruk uang dari pasar internet. Untuk produk jenis ini yang memang cocok untuk pasar Indonesia, dari 3,7 juta pengguna internet, dan kalau kita ambil 25% darinya adalah pasar korporat maka akan terdapat kira-kira 925.000 perusahaan di Indonesia. Dan kalau 50% nya saja sudah terhubung dengan Internet walaupun hanya dengan menggunakan email saja maka jumlahnya cukup menjanjikan yaitu 462.500 perusahaan, mereka praktis dapat dijangkau oleh Anda dari Sabang sampai Merauke.

Belum lagi kalau produknya adalah produk retail namun unik dan tidak umum. Maka pasar perorangan bisa jadi juga membutuhkannya.

Lihat saja pemilik UKM kecil yang bernama Obeqa Linguistics yang spesialisasinya adalah bisnis jasa translation dan interpreting, walaupun tanpa iklan yang mahal di media tercetak, namun dapat memiliki pelanggan tetap yang menggunakan jasanya mulai dari perusahaan kecil hingga perusahaan multinasional seperti yang dapat dilihat di daftar pelanggannya di situs webnya.

Padahal di situs web Obeqa Linguistics, kita tidak akan menjumpai sistem e-bisnis yang rumit dan sistem pembayaran online dan saya pun menganggapnya situs web tersebut adalah situs web marketing bukan situs web e-bisnis. Namun, apa yang membuat Obeqa Linguistics dapat memiliki sederetan pelanggan besar di Indonesia?

Kuncinya hanya dengan membangun brand, dan sosialisasi pasar serta membangun list of visitors melalui ezine (electronic newsletter) serta membuatnya MUDAH para pencari jasa ini mencarinya yaitu dengan memanfaatkan promosi lewat situs pencari dan direktori web. Sebab walaupun di Indonesia sekalipun, kebanyakan dari mereka pun menggunakan situs pencari yang berbasis di luar negeri, karena internet tidak mengenal batas waktu dan geografi.

Kemudian digabungkan dengan email yang responsive dan keahlian copywriting-nya serta didukung oleh kualitas terjemahannya serta customer service yang bagus, demikian kata Chandra Saputra salah satu marketing executive-nya.

Tak kalah menariknya adalah Pak Bahrias Suth dari Rapino Bags Collection, perusahaan pembuat dompet, tas, sepatu dan sejenisnya yang berlokasi di Jalan Penggilingan – Cakung Bekasi. Beliau, dibantu oleh anaknya bahkan dapat mengekspor kerajinan yang terbuat dari kulit hingga ke Brunei, Malaysia, dan Arab Emirat.

Dan aktivitas yang dilakukan hanya mengandalkan email dan mencari calon prospek pembeli dari situs pencari, direktori web, dan majalah atau koran tercetak. Setelah kontak terjadi, beliau mengupayakan membangun kepercayaan lewat sarana yang sederhana yaitu komunikasi telepon dan email yang reguler. Dan ini diperoleh tanpa adanya kegiatan pameran, atau situs web atau pun promosi di media tercetak.

Tak heran email menempati urutan kedua dengan persentase penggunaan 92% dari 14 tools berbasis ICT pilhan 100 perusahaan (lihat Warta Ekonomi No.03/XV/12 Feb 2003). Dan ini pun dibuktikan oleh Victor Yoppy Huwae, Direktur dari PT Galaxy Persada yang berlokasi di Bekasi yang menggeluti bisnis kontraktor. “kombinasi antara email, SMS, dan telepon serta web browsing dapat berjalan efisien”, tuturnya.

Yang jelas untuk memperoleh hasil yang maksimal dari dunia emarketing dibutuhkan kesabaran, saya pikir itu adalah sifat yang harus dipupuk oleh seorang salesman atau pun marketing. Walaupun tidak mengimplementasikan seluruh 40 butir taktik emarketing (lihat di www.bjoconsulting.com/isim.htm), namun kombinasi taktik yang tepat, untuk ceruk pasar yang tepat, maka promosi kita akan sampai di pasar yang tepat.

Urutannya jelas bagi mereka yang belum memiliki brand bagi bisnisnya adalah emarketing baru setelah itu e-bisnis. e-bisnis dilakukan setelah memiliki brand dan memiliki capital yang kuat dan prospek yang banyak.

Ingat, sistem bisnis internet yang mahal belum tentu profitable. Mahal belum tentu bisa membangun kepercayaan. Kepercayaan dibangun oleh sistem PR yang baik bukan oleh iklan apalagi sekadar mesin internet yang tidak bernyawa. Berbeda dengan orang TI, mereka menganggap sesuatu yang cool, kalau hal itu sulit bagi mereka, yang mudah dan sederhana tidak dianggap oleh mereka. Padahal yang mendatangkan uang dan menguntungkan sering kali yang sederhana.

Produk Ideal Untuk di Internet
Di beberapa seminar pun saya kadang-kadang ditanya, “Produk apa yang paling cocok dijual di Internet?” Jawaban saya sebenarnya cukup sederhana dan langsung, yaitu produk yang memiliki karakteristik marjin besar, menawarkan hak penjualan secara ekslusif (membership), digital, menawarkan nilai lebih dibandingkan lewat channel tradisional, yang dibutuhkan secara universal, dan dibeli secara reguler.

Ini adalah hanya beberapa karakteristik utama, maka yang jelas pembeli dapat dicari lewat internet.

Cara yang lebih baik adalah lihat pada diri sendiri atau pada perusahaan. mahir di bidang apa? Apa yang paling dikuasai? Apakah itu unik, jarang atau tidak dimiliki oleh perusahaan lain? Maka sebaliknya daripada berkhayal suatu produk atau suatu sistem yang “sempurna”, jalankan apa yang paling diketahui dan biarkan hal itu memberikan dorongan kekuatan bagi visi untuk mengisi niche (ceruk pasar) yang unik.

Terus terang saja tidak mudah melirik ceruk pasar yang belum terisi, apalagi ceruk pasar yang masih sedikit terisinya, dibutuhkan kejelian untuk mengisinya dengan suatu bisnis atau produk tertentu. Jangankan di dunia online, di dunia offline pun dibutuhkan kejelian seperti yang dilakukan oleh pemilik restoran yong kee di ruko kelapa gading Jakarta, sebaliknya daripada menyajikan soto ayam atau soto daging, sang pemilik menyajikan soto ikan, suatu menu yang tidak terlalu umum.

Ceruk pasar apa di Internet yang sudah terisi namun belum lengkap? Tidak terlalu sulit carinya, misalnya saya sendiri sering berharap banyak akan informasi dari suatu situs web yang kemudian saya dapati tidak ada.
Beberapa tahun yang lalu, sewaktu saya masih bekerja menangani pemasaran produk proyektor, maka saya mencari informasi tentang dunia proyektor.

Terpaksa saya harus berpindah-pindah dari satu situs web ke situs web yang lain, karena informasi tersebut tidak diberikan oleh satu perusahaan proyektor sekalipun. Situs mereka kebanyakan berisi bauran produk-produk proyektor namun tidak ada sentuhan dalam hal sales copy-nya maupun pendapat para pakar atau feedback dari pelanggan yang lain mengenai mana yang terbaik.

Kemudian situs lain berisi panduan untuk membeli proyektor namun tidak berisi komentar-komentar individu mengenai produk-produk tersebut yang disesuaikan dengan harganya. Juga tidak dilengkapi dengan bagan yang memperlihatkan masing-masing perbedaan antara model-model yang tersedia dari pabrik yang sama.

Atau di beberapa situs web hanya berisi departemen alat-alat presentasi saja di antara departemen-departemen lain di suatu perusahaan yang besar namun sedikit fokus pada ceruk pasar ini.
Apakah ini pekerjaan yang cukup berat?

Saya pikir jelas, membangun situs web yang berisi informasi yang “copy” dan “paste” memang mudah begitu juga membangun situs web yang cantik. Namun kalau suatu situs web diharapkan memberikan kontribusi banyak dalam hal edukasi dan promosi, lebih baik jangan tanggung-tanggung.

Internet Marketplace sangat menjanjikan di tahun ini dan tahun-tahun ke depan, namun sangat kompetitif. Dan mereka yang memiliki visi ceruk pasar yang unik yang akan diberkati dengan keberhasilan dalam menggaet dan digaet pasar di Internet, sebaliknya dari pada mereka yang menjual gado-gado tanpa fokus ceruk pasar yang jelas.

Menjangkau dan Dijangkau Pasar Global

Sudahkah Anda membuat MUDAH agar Pasar Global MENJANGKAU bisnis Anda? Juga apakah Anda secara aktif berupaya MENJANGKAU pasar global? Banyak cara untuk melakukan hal itu. Namun bila ditinjau dari segi investasi, apa cara yang paling murah?

Jawabannya adalah melalui strategi EMARKETING. Sekadar memiliki situs web saja, bukan berarti perusahaan Anda telah melakukan strategi emarketing.
Menurut buku “Rethinking Marketing” dan juga buku “Rethinking the Sales Force” telah terjadi pergeseran fungsi marketing dan fungsi sales force. Kedua fungsi ini apalagi dalam era globalisasi merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam strategi bisnis korporat.

Suatu commerce tradisional (agar terjadi jual-beli) tidak bisa berjalan tanpa adanya fungsi marketing dan fungsi sales yang solid. Karena kedua fungsi ini sangat berperan dalam membidik pasar (market development) dan memotivasi EMOSI dan MINAT prospek untuk dikonversi menjadi pelanggan.

Karena itu proses ini pun sangat diperlukan agar dunia e-commerce berhasil. Tanpa fungsi EMARKETING dan ESALESMAN yang solid, maka proses hingga ke fullfilment (terjadinya jual-beli) tidak akan atau sulit terjadi. Inilah penyebabnya mengapa generasi e-commerce pertama mengalami kegagalan.
Generasi e-commerce pertama lebih banyak digembar-gemborkan oleh hiruk pikuk para pelaku TI, bukan oleh para pelaku marketing atau dunia bisnis.

Karena itu, kolom kali ini, saya akan memperlihatkan bahwa agar e-commerce berhasil, maka harus didukung oleh EMARKETING dan konsep ESALESMAN yg mantap.

Karena itu peran dari strategi EMARKETING adalah untuk membantu “marketing mix” dalam membuat MUDAH bagi SIAPA SAJA untuk menjangkau bisnis Anda, atau sebaliknya.

Media utama untuk memenuhi hal ini dalam skala global adalah Internet. Karena internet telah MENGAWINKAN teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Dua media yang sangat membantu dalam mempertemukan produsen dan konsumen.

Dan di dalam Internet, melalui situs web korporat, citra perusahaan Anda dapat dilihat di mana saja dan oleh siapa saja, namun kenyataannya para manajer bisnis/pemasaran kurang jeli melihat potensi yang sesungguhnya akan kenyataan mereka dapat DIJANGKAU dan MENJANGKAU pasar secara global.

Hal ini tidak heran karena mereka kurang menerapkan strategi pemasaran via internet yg disebut sebagai EMARKETING yang kemudian didukung oleh customer service yg cepat via internet pula. Itulah sebabnya banyak situs web yang muncul, banyak pula yang gugur atau paling tidak hanya pasif bak layaknya brosur pasif.

Hanya sedikit yang bertahan dan mampu membiayai dirinya sendiri dan membiayai orang-orang yang bekerja untuknya.
Penerapan EMARKETING dan customer service yang baik melalui internet sangat memegang peranan penting dalam kesuksesan bisnis di Internet. Ingat, bahwa internet adalah media yang berbeda bila itu menyangkut pemasaran.

Advertising sangat berbeda di Internet mengingat internet adalah media fast-paced, artinya para pebisnis yang terlibat dalam menggunakan internet bukan dalam kondisi relaks namun berkonsentrasi pada satu hal atau aktivitas. Berbeda dengan kalau orang sedang menonton televisi atau mendengarkan radio, umumnya perhatian mereka terbagi ke dua atau tiga hal atau aktivitas itulah sebabnya reaksi mereka lebih lamban. Jadi ini dia secara dasar yang membuatnya berbeda gaya advertising di Internet.

Karena Internet sifatnya interaktif, pada umumnya orang sedang dalam keadaan duduk dan mencurahkan perhatian pada apa yang dilihat di layar komputer. Jika situs web korporat Anda memberikan manfaat yang menggugah emosi pengunjung, maka inilah yang akan memotivasi orang untuk bertindak.

Namun jika situs web Anda tidak memiliki manfaat yang dapat diberikan untuk menimbulkan keinginan, maka Anda akan kehilangan mereka. Anda hanya membutuhkan beberapa detik untuk menimbulkan MINAT mereka dan memastikan agar mendapatkan identitas mereka agar mudah dihubungi (follow-up).

Membangun KEPERCAYAAN juga adalah hal yang sering diabaikan oleh para pelaku bisnis yang menggunakan media internet. Situs web yang lama didownload, tidak adanya contact person yg jelas, dan cara menghubungi pemiliknya. Belum kenal, baru masuk, sudah langsung disuruh membeli barang sebaliknya daripada memupuk persahabatan dan mengikis keragu-raguan terlebih dahulu.

Karena itu saya coba menjabarkan 12 langkah penting yang perlu diperhatikan dan diterapkan untuk membantu agar situs web bisnis korporat Anda tidak lebih dari sekadar brosur pasif namun MAMPU memaksimalkan kekuatan Internet untuk mempromosikan dan memasarkan produk atau pun bisnis perusahan Anda atau individu.

Langkah#1.
Miliki situs web resmi berikut nama domain sendiri yang singkat dan lebih mudah diingat, mudah diucapkan dan tidak ada resiko kelebihan atau kekurangan huruf. Dan jangan taruh (hosting) di situs web gratis. Manfaatnya adalah untuk membangun kredibilitas. Anda pun akan lebih memiliki kendali dari apa yang dapat dipresentasikan di situs web korporat Anda.

Langkah #2
Kenali pasar Anda dan khususnya ceruk pasarnya (niche). Jika Anda tidak tahu ke siapa Anda mempromosikannya, maka itu sama seperti Anda menembak ke segala arah. Model Bisnis offline tidak bisa diaplikasikan untuk model bisnis di Internet.

Mereka yang hobi memancing tidak akan berminat dengan perlengkapan berburu. Pengiklanan yang tidak targeted akan sangat membuang-buang waktu.

Langkah#3
Berupayalah untuk mendapatkan urutan atas di situs pencari. Meskipun para ahli setuju bahwa situs pencari sangat bermanfaat untuk menarik target pasar Anda, namun terlalu mencurahkan terlalu banyak waktu tanpa keahlian yang dibutuhkan adalah sangat membuang-buang waktu dan menjadi kontra-produktif.

Langkah#4
Kembangkan dan promosikan produk yang cocok dengan ceruk pasar Anda. Di sini Anda jelas bukan, Produk dulu atau Ceruk pasar dulu yang harus diidentifikasi? Dan tentunya Anda pun tidak akan menjual peralatan kosmetik ke target pasar pria. Produk Anda harus sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari target pasar Anda.

Langkah#5
Promosikan, Tes dan Lacak. Buatlah iklan promosi yang efektif dan kemudian periksa apakah itu mendatangkan hasil yang Anda inginkan. Karena itu Anda harus periksa, periksa dan terus periksa. Juga Anda pun tidak akan tahu keefektifan iklan promosi Anda kalau Anda tidak lacak. Bagaimana cara lacaknya?

Langkah#6
Tulislah artikel dan terbitkan di berbagai situs web yang menerbitkan ezine, namun sesuaikan dengan target pembacanya. Misalnya kalau target Anda adalah para orang tua yang memiliki anak di bawah usia lima tahun dan di wilayah Indonesia maka bisa kirimkan ke ezine yang diterbitkan di http://www.balitacerdas.com atau kalau ingin melihat direktori ezine untuk menarget pasar di seluruh dunia, mungkin bisa lihat di direktori ezine di http://www.ezinedirectory.com Ini adalah cara yang efektif untuk memastikan kredibilitas bisnis Anda.

Langkah#7
Terbitkan ezine (newsletter elektronik) korporat Anda sendiri. Ini adalah cara terbaik untuk membangun kredibilitas korporat. Dan sekaligus Anda dapat memiliki komunitas pembaca yang semuanya adalah target pasar Anda.

Langkah#8
Implementasikan program promosi berdasarkan membangun referral bisnis. Ini sangat banyak membantu untuk mempromosikan bisnis Anda dari mulut ke mulut dari klik ke klik.

Langkah#9
Ikuti newsgroups dan kelompok diskusi online yang sesuai dengan ceruk pasar Anda. Gunakan sig file untuk mempromosikan bisnis Anda secara tak kentara sebaliknya daripada promosi blak-blakan di forum maya ini yang tidak diizinkan ini.

Langkah#10
Kembangkan strategi pemasaran bergaya virus (viral). Buatkan suatu program atau sistem yang dengan mudah dapat dibagi-bagikan oleh para pengunjung situs bisnis Anda ke seantero jaringan teman-teman mereka. Dengan demikian, publisitas produk bisnis Anda di Internet, akan cepat sehingga ROI anda akan cepat diperoleh.

Langkah#11
Gunakan sistem autoresponder. Dengan sistem ini – bagaikan sekretaris online 24 jam – Anda akan mensimulasikan jawaban yang cepat (layaknya percakapan alami) kepada si penanya yang telah diarahkan ke suatu autoresponder email yang sekaligus dapat memberikan email penjualan secara follow-up kepada para prospek. (untuk informasi lebih jauh dalam hal ini bisa dilihat di http://www.bjoconsulting.com/artikel/em/autoresponse.htm ) Ingat kebanyakan penjualan adalah hasil dari beberapa kali follow-up.

Langkah#12
Hendaklah persisten dan konsisten dalam segala upaya bisnis Anda. Ikuti setiap jadwalnya sebaik mungkin. Tidak perlu muluk-muluk, namun buatlah rencana ke depan. Rencana per bulan, Rencana Triwulan. Kemudian

Langkah-langkah ini adalah hanya sebagian saja dari inisiatif bisnis internet. Tentu sulit bagi saya menjabarkan semua langkah melalui dua halaman kolom ini. Sebenarnya saya telah merumuskan ada 40 langkah Indonesian Standard of Internet Marketing 2003 (ISIM 2003) untuk mempersiapkan suatu bisnis agar lebih MUDAH dijangkau dan menjangkau pasar bahkan untuk skala global.

Setiap program pemasaran di Internet menspesifikasi satu atau lebih dari seperti halnya langkah-langkah yang diuraikan di atas sebagai fondasi untuk kesuksesan di era globalisasi yang disulut oleh kekuatan Internet yang telah menyatukan ke dalam suatu perkawinan antara teknologi komunikasi dan informasi untuk menjangkau prospek.

Gabungkan seluruh upaya pemasaran offline dan online. Dan lihat ‘brand’ Anda akan menonjol dan tentunya peningkatan penjualan. Ingatlah bahwa tidak ada satu pun yang telah dikembangkan dan diciptakan yang tidak bisa diimprovisasi. Luangkan waktu untuk menganalisa hal-hal tersebut untuk memaksimalkan kekuatan internet sebagai media promosi dan lakukan improvisasi demi keefektifan. Sehingga BISNIS MAYA Anda tidak akan menghasilkan KEUNTUNGAN MAYA pula.

Mengapa Email Marketing merupakan strategi pemasaran yg efektif?

Ada beberapa aspek mengapa email marketing merupakan sarana pemasaran yang sangat efisien.

Pertama-tama
hampir semua pebisnis dapat dan menggunakan email sbg saran komunikasi mereka tanpa harus banyak menginvestasikan begitu banyak uang.

Kedua
email marketing disebut juga push technology maksudnya Anda mem-push pesan komunikasi pemasaran Anda ke kastemer, sebaliknya daripada menunggu dengan pasif mereka datang ke situs web Anda melalui iklan offline, search engine, atau direktori bisnis atau melalui media pemasaran lainnya.

Email Marketing merupakan langkah pemasaran yang aktif. Anda yang menentukan waktunya dan isi dari pesan komunikasi email Anda. Terlebih lagi tidak sulit untuk membuat semua email yang dikirim bersifat personalized, sehingga Anda dapat mengkomunikasikan produk dan bisnis lebih bersifat one-to-one bukan bersifat general atau umum.

Ketiga
bila Anda sudah memiliki situs web, maka email hendaknya dilakukan sebagai sarana pemasaran utama untuk mendukung traffic ke situs web Anda, karena pemasaran via situs web adalah pemasaran pasif dan disebut juga sebagai pull technology