Produk atau Jasa – Mana yang Lebih Menguntungkan

Salah satu pertanyaan yang harus dipertimbangkan pada waktu Anda mulai memutuskan untuk membangun bisnis di Internet adalah : Mana yang lebih baik yang saya harus pasarkan dan jual, barang atau jasa.

Nah coba kita lihat bersama-sama untuk kedua kategori ini.

Produk/Barang :

  • Keuntungannya: Anda memiliki potensi pendapat yang tidak terbatas karena Anda tidak terkungkung oleh waktu (Semakin banyak barang yang dapat Anda jual maka semakin tambah ‘income’ Anda – apalagi kalau hal itu dilakukan secara otomatis).
  • Kelemahannya: membutuhkan stok barang dan pengiriman ke kastemer (atau juga menunggu kiriman barang dari penyalur).
  • Alasannya: pada dasarnya, hal ini menuntut Anda menjual lebih banyak dan membeli stok lebih banyak agar dapat menikmati hidup yang mantap, kecuali Anda memiliki barang dengan margin keuntungan yang cukup tinggi.

Jasa:

  • Keuntungannya : Lebih mudah mendapatkan untung dengan cepat karena seluruh nilai harga jasa tsb dibayarkan kepada Anda (kecuali pajak dan sejenisnya.
  • Keuntungan lain : Jasa dapat mendatangkan pendapatan yang besar khususnya apabila klien ingin menggunakan jasa Anda lagi.
  • Kelemahannya : Anda terbatas pada penghasilan yang Anda lakukan saja dan banyaknya terbatas setiap hari (kecuali Anda punya karyawan yang bekerja untuk Anda dalam memberikan jasa tsb kepada klien-klien Anda).

Namun menurut hemat saya, menjual produk online dalam jangka panjang memiliki potensial keuntungan yang terbesar. Sekali Anda punya produk yang bagus, maka Anda dapat mengotomatiskannya ke dalam sistem dan menambah produk baru lagi sehingga mendatangkan banyak pendapatan secara multiple.

Jika Anda membutuhkan penghasilan cepat, maka memberikan jasa adalah bentuk penghasil pendapatan tercepat … masih kalah kalau dalam jangka panjang Anda menjual produk dengan margin yang cukup besar dan variasi produk yang dapat Anda tawarkan..

Jika Anda menjual jasa, pikirkan bagaimana caranya membuat hal itu menjadi suatu produk. Salah satu contoh adalah mereka yang mendaftarkan situs web ke search engines atau sejenisnya namun buat itu dalam bentuk tertulis sehingga orang dapat belajar kemudian Anda dapat jual trik tsb. Nah itu contoh bagaimana jasa diubah menjadi suatu produk dengan cara melalui penulisan.

Pengingat Membuat Halaman Web yg Dibuat dengan Flash

Flash memungkinkan situs web Anda terlihat interaktif dan memikat pengunjung dan terkesan full multimedia. Namun masalahnya adalah, situs pencari tidak dapat melakukan pengindeksan terhadap lembaran web yang dibuat oleh Flash, dan tidak dapat membaca informasi yang terkandung di dalam Flash.

Apa artinya hal ini?

Artinya situs Anda (atau kadang-kadang seluruh situs Anda) yang dibuat oleh program Macromedia Flash, tidak dapat dikenali oleh situs pencari. Dan ditinjau dari sisi bisnis, hal itu adalah masalah karena 55% dari para prospek pengunjung situs web Anda berasal dari situs pencari. Maka bagaimana cara mengatasinya?

Sebelumnya, sekarang coba deh ikuti hasil analisa kami.

Sekarang silahkan kunjungi situs Ecko.com. Situs ini menjual sepatu dan perhiasan yang lain. Situs ini luar biasa desainnya, namun menggunakan Flash sebagai navigasinya, isi, links, dan hampir semuanya.

Kemudian masuk ke situs pencari Google dan ketikkan kata ‘shoes’ dan kata ‘apparel’. Apa yang terjadi? Situs Ecko tidak dapat ditemukan. Kemudian sekarang masuk ke situs pencari GOTO dan masuk ke bagian tool yang memberikan saran tentang ‘keyword’ (see link below) dan ketikkan kata ‘apparel’ dan kemudian kata ‘shoes’. Di bulan Agustus, kata ‘apparel’ telah dicari sebanyak 33.124 kali dan kata ‘shoes’ sebanyak 196.733 kali.

Bayangkan situs web Ecko kehilangan prospek pembeli, nah ini tentu karena situs tersebut dibangun sepenuhnya dengan menggunakan Flash dan lebih penting lagi tidak digunakan dengan tepat.

Sebenarnya bagaimana menggunakan Flash dengan benar sehingga dikenali oleh situs pencari? Yang benar adalah :

-> Jangan menggunakan Flash untuk seluruh struktur navigasi

-> Jangan buat isi yang penting dengan menggunakan Flash

-> Jangan gunakan objek Flash yang membuat halaman-halaman
web berukuran besar.

-> Ingat, karena ada pengunjung situs web Anda yang masih
menggunakan koneksi dial-up dan jangan biarkan mereka
menunggu terlalu lama.

-> Jangan membuat situs menjadi terlalu rumit atau memusingkan, karena ini akan menghalangi calon pengunjung melihat-lihat situs web Anda

Dari kesimpulan di atas, Mungkin Anda berpikir bahwa kalau begitu untuk apa menggunakan Flash, Silahkan menggunakan Flash sesuai aturan yang saya sebutkan di atas, karena di sisi bisnis pengaruh negatifnya adalah :

– Anda akan kehilangan kastemer yang potensial
– Dikalahkan oleh kompetitor
– Kurangnya atau sedikit pengunjung
– Tidak dapat dikenali oleh situs pencari
– Prospek meninggalkan situs web karena lama menunggu

Maka saran saya adalah, gunakan Flash pada situs web Anda sebagai suatu pilihan saja sehingga situs Anda dapat dikenali oleh situs pencari. Karena tujuan membuat situs web adalah untuk berbisnis bukan? Dan hal itu dapat dilakukan dengan membuat pilihan sewaktu pengunjung masuk ke situs Anda mereka dapat memilih untuk melihat flash movie atau tidak. Situs pencari lebih mudah mengenali halaman web yang dibuat dengan menggunakan .html, setelah itu Anda bisa buatkan pilihan dengan halaman web yang digunakan dengan Flash.

Jadi yang penting pengunjung masuk dahulu ke halaman index yang dibuat dari .html. 

Model Sukses Pemasaran Referal Online

HotMail, eGroups dan ICO, masing-masing telah menikmati kestabilan, pertumbuhan dua kali lipat per bulan hanya dengan sedikit atau tanpa biaya pemasaran. Lalu apa yang bisa kita lakukan agar para pengguna internet “terdorong” untuk memberitahukan tentang servis atau produk Anda, dan bagaimana kita dapat menganjurkan dan mempermudah proses referral?

Konsep referral yang diterapkan dengan baik, menyediakan servis yang memuaskan, membantu para pengguna internet untuk membantu Anda dan mungkin bahkan sedikit komisi adalah cara yang dahsyat untuk merekrut para pengguna internet untuk menyebarluaskan “info” tentang Anda.

Sebagai contoh, misalnya Anda memiliki email diskusi tentang kelas yoganya, program ini tidak ada artinya jika mereka tidak menarik teman-teman sebaya mereka untuk mengikutinya. Dan adalah normal kalau mereka sudah ikut suatu hal yang mereka sukai, pasti mereka akan memberitahukannya ke rekan-rekan yang lain, rekan sosial, rekan akademis, atau siaapa pun.

Konsep ini digunakan oleh Amazon.com. yang menggunakan benang merahnya berupa memanfaatkan para pengunjung atau pelanggan dalam bekerjasama dalam pemasaran. Mereka telah mengembangkan atau membeli informasi/buku atau apa saja yang diperlukan untuk memotivasi pikiran para penggunanya, dan menggunakan profil-profil yang mereka buat untuk memberikan informasi yang menjual kepada calon pelanggan Sebagai situs terunggul yang secara konsisten memberikan pengalaman belanja yang menyenangkan, Amazon mengerti pentingnya untuk melangkah jauh lagi untuk membuat pengguna internet merasa diperlakukan istimewa.

Apakah itu memberikan kotak coklat bagi Anda setelah pemesanan yang ke lima, atau memungkinkan Anda terus mengikuti infomasi tentang buku terbaru dari pengarang favorit Anda pada saat dia mengeluarkan terbitan terbarunya. Amazon telah membuat para pengunjung merasa bahwa mereka adalah toko pribadi milik Anda sendiri.

Sewaktu hal ini ditanamkan, para pengguna internet akan dengan sendirinya memberitahu teman-temannya, terutama ketika para pelanggan online diberitahu oleh teman-teman sebayanya yang tidak begitu mengerti.

Sekarang, kita masuk ke bagian taktik, dimana HotMail unggul dalam hal ini. Email gratis yang berbasis web memang tidaklah bersifat referral, namun ketika jutaan orang memakai tag line Anda di akhir setiap pesan yang mereka kirimkan kepada teman-teman atau kerabat mereka, informasi ini pasti langsung menyebar dengan sangat cepat. Ini adalah contoh yang sempurna dalam mempermudah pemasaran yang referral.

Jadi, konsep referral sudah terlaksana, pelayanan memuaskan, dan membantu para pengguna internet untuk membantu Anda, bukankan sudah cukup? Tidak. Kita bahkan belum menyentuh pembahasan tentang pemberian insentif. Kesampingkan cara MLM dan saham bebas (IPO) yang klise, jika Anda tahu tombol mana yang harus ditekan, Anda dapat benar-benar menggerakkan para pelanggan untuk bekerja bagi Anda. Namun, bagaimana Anda dapat menentukan apa yang mereka inginkan?

Cara yang paling mudah adalah meminta mereka melalui survey yang diadakan secara online. Kelompok-kelompok pasar yang targeted dan riset pasar lainnya juga bisa jadi cocok. Perhatikanlah bahwa kuncinya disini adalah benar-benar sesuai dengan kebutuhan para pengguna internet, dan bukan menawari mereka dengan pendapatan kembali.

Ada begitu banyak perusahaan yang menyuap para pengguna internet dengan uang, mobil, liburan, dsb., dan seringkali komisi yang diberikan ini tidak begitu efektif jika dibandingkan dengan menawari sesuatu yang secara langsung relevan dengan kebutuhan para pengunjung Anda.

Sony melakukan promosi kepada mahasiswa dengan memberikan ribuan dollar sebagai hadiahnya, dan ketika hadiahnya diganti dengan kamar asrama yang penuh dengan barang-barang elektronik yang nilainya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan hadiah uang, tingkat respon yang masuk menjadi berkali-kali lipat.

Berilah para pengguna internet, kesempatan untuk mengekspresikan ide-ide kreatif mereka, dan mereka akan merasa mendapatkan sensasi yang selalu lebih menyenangkan. Bagaimana jika lain waktu Anda menjadikan pelaku bisnis yang sibuk seperti saya sebagai target Anda, apakah Anda menawarkan makanan gratis, binatu, dan negatif film, semua diantar ke rumah selama satu tahun?

Biaya yang dikeluarkan mungkin kecil, namun sebaiknya Anda percaya bahwa waktu dan kenyamanan akan membuat saya menari-nari setiap hari. Jadi, Anda akan memberitahu teman-teman Anda tentang artikel ini?

Anda akan amati bahwa referral jenis ini cukup menumbuhkan rasa percaya bagi para pengguna internet yang secara konsisten menyediakan isi yang berkualitas, dan juga mempermudah proses penerusan artikel ini dengan link sederhana ke arsip-arsip artikel lainnya.